fbpx

San Lorenzo: Ikon Restoran Italia di London yang Dicintai Para Bintang dan Putri Diana

San Lorenzo: Ikon Restoran Italia di London yang Dicintai Para Bintang dan Putri Diana

San Lorenzo, sebuah restoran Italia ikonis yang terletak di 22 Beauchamp Place, Knightsbridge, London, telah menorehkan sejarah panjang sebagai tempat makan favorit bagi kaum elit, selebriti, dan bahkan bangsawan Inggris, terutama mendiang Diana, Princess of Wales. Didirikan pada tahun 1963 oleh pasangan suami istri Lorenzo dan Mara Berni, restoran ini dengan cepat menjadi populer berkat masakan Italia utara otentik yang jarang ditemukan di London pada tahun 1960-an.

Sejarah dan Atmosfer yang Khas

Restoran ini awalnya dibuka dengan hanya sembilan meja, tetapi popularitasnya meroket, memungkinkannya berkembang menjadi tempat yang lebih besar dengan kapasitas hingga 180 orang. San Lorenzo dikenal dengan suasana yang unik, yang digambarkan sebagai perpaduan antara “kapal samudra tahun Tiga Puluhan yang megah, dan restoran keluarga Italia yang cerah”. Interiornya menampilkan karya seni dari seniman terkenal seperti Peter Blake dan Andy Warhol, dan bahkan terdapat pohon aras yang tumbuh di tengah restoran, yang kemudian diukir menjadi patung Labyrinth oleh Joe Tilson setelah mati.

Salah satu daya tarik utama San Lorenzo adalah kebijakan “tanpa fotografi” dan hanya menerima pembayaran tunai atau kartu kredit, yang membantu menjaga privasi para tamu terkenalnya dan menjauhkan “wisatawan dan masyarakat kelas bawah”. Suasana ini, ditambah dengan keramahan Mara Berni yang dianggap sebagai “sosok keibuan” dan bahkan cenayang, membuat para selebriti merasa nyaman untuk datang dan berbagi cerita.

Masakan Italia Otentik

Menu San Lorenzo berfokus pada hidangan klasik dari wilayah Tuscany, Piedmont, dan Roma, yang didasarkan pada resep keluarga turun-temurun. Pasangan Berni memperkenalkan masakan Italia utara ke London, yang berbeda dari masakan Neapolitan yang lebih umum pada saat itu. Beberapa hidangan khas yang populer antara lain pappardelle al pesto buatan sendiri, saltimbocca alla Romana, dan hidangan laut segar seperti ikan sea bass.

Konsistensi dalam menyajikan makanan berkualitas dan otentik menjadi salah satu alasan utama mengapa restoran ini bertahan selama hampir 60 tahun. Meskipun beberapa kritikus makanan pada tahun 90-an menganggap restoran ini “ketinggalan zaman” atau terlalu mahal, banyak pelanggan setia memuji makanannya yang luar biasa dan layanannya yang ramah dan penuh perhatian.

Tempat Favorit Putri Diana

Hubungan antara San Lorenzo dan keluarga kerajaan sangatlah erat. Putri Margaret, Countess of Snowdon, memperkenalkan restoran ini kepada Putri Diana. Diana kemudian menjadi pelanggan tetap dan menjalin hubungan dekat dengan Mara Berni, yang dianggapnya sebagai “ibu pengakuan dosa”.

Diana sering mengunjungi San Lorenzo bersama putra-putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry, dan juga dengan teman-teman chinese food winter park atau pasangannya, termasuk James Hewitt dan Oliver Hoare. Restoran ini menjadi tempat perlindungan di mana Diana bisa bersantai dan menikmati makanan tanpa menjadi sorotan kamera paparazzi, yang sering menunggu di seberang jalan di restoran Maroush Lebanon. Pangeran William bahkan pernah menelepon untuk membuat reservasi di San Lorenzo untuk menghibur ibunya setelah pertengkaran dengan Pangeran Charles.

Akhir Sebuah Era

San Lorenzo beroperasi selama hampir enam dekade sebelum akhirnya ditutup pada tahun 2022, sebagai akibat dari dampak ekonomi pandemi COVID-19 di London. Penutupan ini menandai berakhirnya sebuah era bagi lanskap kuliner London dan para pelanggannya yang setia. Pada pertengahan tahun 2024, bangunan restoran yang kosong tersebut sempat ditempati oleh sekelompok penghuni liar, yang menyebut diri mereka “kolektif musisi”, yang memicu keluhan dari warga sekitar Knightsbridge tentang bau ganja dan musik yang keras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *