Gerakan Akar Rumput: Pemuda di Garda Terdepan
Menyadari grill212 hal itu, berbagai komunitas pemuda mulai mengambil tindakan. Mereka membentuk forum, komunitas, hingga media digital untuk menghidupkan kembali bahasa daerah yang nyaris hilang. Beberapa contoh inisiatif yang layak diapresiasi:
1. Komunitas Baso Makassar Muda (BAMMA)
Berbasis di Sulawesi Selatan, komunitas ini mengadakan kelas rutin belajar Bahasa Makassar untuk remaja dan mahasiswa. Mereka juga membuat kamus digital interaktif yang bisa diakses siapa saja.
2. Lensa Basa dari Yogyakarta
Komunitas ini aktif membuat konten edukasi bahasa Jawa di TikTok dan Instagram. Mereka mengemas pelajaran dalam bentuk kuis, meme, hingga konten drama pendek yang relevan dengan kehidupan anak muda.
3. Papua Bahasa Kita
Komunitas ini berfokus pada pelestarian bahasa-bahasa asli Papua seperti Biak, Dani, dan Mee. Mereka mengumpulkan cerita rakyat dari tetua adat, menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia dan Inggris, lalu menyebarkannya secara daring.
4. Sasak Muda Berkarya (SMB)
Di Lombok, pemuda-pemudi komunitas ini mengembangkan aplikasi mini berbasis Android untuk belajar Bahasa Sasak lengkap dengan audio dan ilustrasi interaktif.