Kejahatan Siber Meningkat, OJK Imbau Waspada
Di era digital yang semakin maju gariofsushi, perkembangan teknologi informasi tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga risiko yang semakin kompleks. Salah satu tantangan terbesar yang kini mengancam stabilitas sistem keuangan dan keamanan masyarakat adalah meningkatnya kejahatan siber. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengawas sektor jasa keuangan di Indonesia, mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat dan pelaku industri untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan digital.
Ancaman yang Terus Berkembang
Kejahatan siber atau cyber crime mencakup berbagai bentuk kejahatan yang menggunakan teknologi digital sebagai media utamanya. Di Indonesia, kasus pencurian data pribadi, penipuan daring (online fraud), peretasan akun perbankan, serta penyebaran malware dan ransomware menjadi kasus yang paling sering terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, data OJK dan lembaga keamanan digital menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam laporan kasus kejahatan siber yang melibatkan sektor keuangan.
Menurut OJK, serangan siber kini tidak hanya menyasar individu, tetapi juga lembaga keuangan, seperti bank, perusahaan asuransi, hingga penyedia layanan fintech. Akibatnya, kerugian yang ditimbulkan tidak hanya berupa materi, tetapi juga kepercayaan publik terhadap sistem keuangan digital.