350 Tahun Penjajahan: Perjuangan Panjang Bangsa Indonesia Melawan Penindasan
Selama lebih dari tiga abad, bangsa Indonesia hidup di bawah bayang-bayang penjajahan yang dilakukan oleh berbagai kekuatan asing, terutama Belanda. Penjajahan dimulai sejak kedatangan VOC pada awal abad ke-17, yang awalnya datang untuk berdagang rempah-rempah namun kemudian berubah menjadi kekuatan kolonial yang kejam dan sistematis. VOC yang kemudian dibubarkan pada akhir abad ke-18 digantikan oleh pemerintah kolonial Belanda yang secara langsung menguasai wilayah Nusantara.
Penindasan terhadap rakyat dilakukan melalui berbagai sistem, mulai dari tanam paksa, kerja rodi, hingga penghisapan sumber daya alam secara besar-besaran. Rakyat Indonesia dipaksa menyerahkan hasil bumi tanpa kompensasi yang adil, sementara kemiskinan dan penderitaan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Meski begitu, semangat https://thesilit.com/id/ perlawanan tidak pernah padam. Dari perlawanan lokal seperti yang dilakukan oleh Sultan Agung, Pattimura, hingga Diponegoro, hingga kemudian munculnya perlawanan yang lebih terorganisir melalui gerakan nasional.
Abad ke-20 menjadi titik balik penting ketika kesadaran kebangsaan mulai tumbuh. Organisasi seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, dan kemudian Partai Nasional Indonesia menjadi wadah perjuangan baru. Proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 adalah puncak dari perjuangan panjang tersebut, meskipun Belanda masih mencoba kembali melalui agresi militer yang ditolak keras oleh rakyat Indonesia.
Narasi 350 tahun penjajahan bukan hanya soal lamanya masa kolonial, tetapi tentang betapa gigihnya rakyat mempertahankan hak, tanah, dan martabat mereka. Perjuangan ini menjadi fondasi kuat bagi terbentuknya bangsa yang merdeka dan berdaulat. Warisan perjuangan ini terus menginspirasi generasi baru untuk menjaga kemerdekaan dan menolak segala bentuk penindasan dalam bentuk apa pun.